Eddybudianto’s Weblog


Negeri yang dilanda prahara….
Juni 16, 2011, 8:12 am
Filed under: Tak Berkategori

Ketika masyarakat Indonesia sedang mengarahkan perhatiannya pada berbagai kejadian penting negeri ini, ketika itu pula telah dibuka salah satu tabir kerusakan moral bangsa ini. Contekan masal ?? atau kerjasama atau gotong royong memperjuangkan nama baik sekolah ?!! entah masuk kategori mana ? namun dipicu oleh tindakan spontan warga masyarakat yang dirugikan oleh orang tua siswa yang tidak terima putranya dijadikan sentral kerjasama itu. dari sisi pembangunan mental spiritual dilingkungan pendidikan formal telah terungkap sedemikian rupa kondisi internal sekolah-sekolah di Indonesia. mungkin hal ini suatu pembuktian dari pernyataan para tokoh agama beberapa waktu lalu, yang melakukan koreksi keras dan tegas atas perkembangan bangsa dan negara Indonesia akhir-akhir ini. Tidak adanya kesesuaian antara kata dan perbuatan. antara janji dan realisasi. antara retorika di kampanye pemilu dengan kiprah dimedan laga untuk mewujudkan kenyataan dari retorika dahulu. Ironis memang negeri ini, ketika gonjang ganjing politikus kawakan tersandung hukum dengan indikasi korupsi, masih sempat menari diatas penderitaan rakyatnya, dan berkata dengan lantang bahwa semua ini sudah ada skenario yang  dibuat untuk meramaikan panggung sandiwara kenegaraan. miris rasanya ketika sebagian tokoh politik dari partai berkuasa dengan lantangnya menyatakan bahwa rekannya yang tersandung perkara hukum itu ….. bla-bla-blaaa…. seakan negara ini miliknya, milik mereka. Lalu dengan liciknya mereka memainkan suatu pertunjukkan politik yang tidak lucu. karena partai mereka ternyata menampung orang-orang yang berlumuran dosa korupsi untuk berlindung. kita yakin seyakinnya bahwa setelah episode ini akan muncul episode lain yang lebih dasyat dan mengemparkan Indonesia. Gonjang-ganjing ini akan ditambah dengan pemanasan dari partai politik tertentu yang sedang menyiapkan calonnya untuk maju bertarung merebut kekuasaan negara. Isue baru akan dilontarkan dan semakin membuat rakyat bingung.  kalau rakyat sdh bingung, maka lebih mudah membeli suara mereka untuk mendukung calonnya. masalah keamanan negara sekarang sedang mengintai, yaitu diadu dombanya komponen negara ini dari dalam tubuhnya. waspadalah ketika muncul isue yang menjadi potensi konflik internal ( lihat kasus hancurnya industri dirdantara /PT DI). saat ini sudah sangat nyata ketika LSM boneka-boneka/antek-antek negara musuh/lawan bergerak dikancah POLEKSOSBUD. Bahkan di ranah IDPOLKAM juga sudah demikian nampak jelas, dimana moral generasi muda kita dengan pesatnya telah dirusak melalui pengkaburan pengetahuan sejarah bangsa dan nilai-nilai luhur Pancasila. Orang sudah mulai lupa akan nilai-nilai moral bangsa yang berlandaskan pancasila, tidak peduli lagi dengan gangguan dari negara lain terhadap kedaulatan bangsa dan negara Indonesia. Bahkan tidak bergeming sedikitpun ketika negara Australia mengganggu kita sebagai bangsa dengan melecehkan kepala negara, atau pelarangan pengiriman daging sapi. Pelecehan bangsa lain seperti malaysia yang berlakukan warga negara Indonesia tak sepantasnya. atau Singapura yang menekan kita dengan kegiatan ekspor import-nya. sekali lagi kita hanya diam !!!! tak melakukan reaksi apapun. sungguh naif  sekali ….. prahara sedang melanda hebat…. tapi kita masih berjuang membangun pencitraan diri, seolah-olah personal yang bersih, tak punya cacad apapun. prahara di negara ini sedang berkecamuk hebat. penjajahan gaya baru dari negara lain sedang didorong masuk melanda di berbagai  sendi kehidupan bangsa Indonesia. Haruskah kita tetap diam membisu membiarkan negeri ini merana kembali seperti sedia kala ??? membiarkan kancah peperangan itu berkobar hebat dihadapan kita dan sebentar lagi akan melumat kita tanpa bisa berbuat sesuatu pun ????  memang sudah banyak warga kita yang melacurkan idealisme, martabat, kedaulatan, dlsb….. hanya untuk meraih materiil yang tak seberapa besarnya, namun bangsanya hancur!!!! memang tak sedikit warga negara kita yang melacurkan dirinya dengan dalih memperjuangkan HAM, sehingga dia lupa bahwa nenek-moyangnya dulu dengan keringat airmata dan darah-nya memperjuangkan semua ini untuk nya. Telah hilangkah rasa cinta tanah air itu pada diri kita masing-masing ??? sehingga tanah air ini bukan lagi tumpah darahmu, tapi hanya sekedar tempat berpijak mempertahankan hidup. meskipun dengan berbagai cara apapun. Lihatlah gejala yang mulai muncul kepermukaan pemahaman tentang perjuangan SAMA RATA SAMA RASA…….. hati-hati dengan itu. baik diselubungi dengan gerakan agama maupun non agama. HATI-HATI ….. prahara itu sedang mereka ciptakan untuk anak cucu anda….. bukan untuk anda!!!!!


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: